Bagaimana menulis alamat properti dengan akurat?1.Tulislah nama jalan (jangan disingkat Jl atau Jln) dengan lengkap tanpa titik.
Contoh 1: Jalan Hasannudin Najib
Contoh 2: Jalan Hasannudin Najib No.20
Catatan: Atas ketiga contoh tersebut, Google akan melacak nama jalan utama, yaitu Jalan Hasanudin Najib
2.Nama kecamatan, kota/kabupaten, dan propinsi harus sesuai. Jika salah satu saja ada yang tidak sesuai maka properti Anda tidak akan muncul di Google Map.
Saya merasa bahwa alamat properti sudah tepat namun kenapa Google Map tidak mampu mendeteksinya?Anda dapat mengecek lokasi properti Anda di Google Map. Caranya, klik
http://www.maps.google.com, input alamat jalan diikuti dengan nama Kota/Kabupaten di mana lokasi properti Anda berada. (Contoh : Jalan Teuku Umar, Denpasar) Lalu klik Search. Jika Google menemukan jalan properti tersebut, ada kemungkinan Anda memasukan nama kota/Kabupaten dengan kurang tepat saat listing (contoh : Karang Anyar, padahal seharusnya Karanganyar). Segera edit alamat properti Anda.
Catatan : Jika Anda sudah memasukan data dengan tepat namun tetap tidak muncul di Google Map, artinya wilayah tersebut belum terpetakan oleh Google, atau sudah dipetakan namun belum detail.
Saat browsing, kadang properti saya muncul di Google Map namun di lain waktu tidak muncul?Tidak ada masalah dengan Google Map atau website Bursa Properti Indonesia. Masalah tersebut muncul karena koneksi internet sangat lambat (di bawah 10 kbps).